Pengamat Politik, Made Supriatma melihat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan adalah sosok yang paling dibenci di media sosial.

Melansir Wartaekomoni.co.id. Pilkada DKI 2017 yang meninggalkan polarisasi yang tak berkesudahan membuat pendukung Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tak henti-hentinya mem-bully Anies di media sosial. Mereka adalah pendukung setia yang sangat bergairah untuk membenci Anies (love to hate him).

“Dia politisi yang paling banyak dikutuk, dimaki, dan ditertawai di media sosial khususnya dari pendukung Jokowi dan BTP,’ kata Made melalui catatannya yang berjudul Wadas Politik, dikutip Jumat (18/2/22).

Anies tetap mempertahankan popularitasnya diberbagai survey meskipun dihujani caci maki, Anies tetap berada di atas.

“Seringkali tidak disadari bahwa seorang politisi itu seperti (kotoran) di selokan. Semakin deras arus di bawahnya, semakin ia mengapung,” tulis Made.

Antusiasme masyarakat Yogyakarta ketika menyambut Anies Baswedan saat hadir di Musyawarah Kerja Wilayah PPP Yogyakarta menjadi salah satu sinyal bahwa Anies adalah harapan pemilih muslim. Made optimis, bahwa Anies memiliki peluang di 2024.

“Itu cukup membuat macet kota ini. Alasan dia ke Yogya padahal kasus Covid-19 di Jakarta sedang melonjak naik? Berpidato di Musyawarah Kerja Wilayah PPP Yogyakarta! anda tahu, PPP adalah partai gurem yang bergabung dalam koalisi mendukung pemerintahan Jokowi,” katanya.

Di tengah terbelahnya kubu nasionalis, seperti Ganjar dan Puan yang dijagokan PDIP, dan Golkar dengan Ketua Umumnya Airlangga Hartanto.

Menurut Made, hanya satu orang yang bisa hentikan langkah poltik Anies.

“Untuk saya, politisi satu-satunya yang bisa menghentikan laju Anies Baswedan adalah politisi bernama Ir. H. Joko Widodo,” pungkasnya.

Share.
Leave A Reply