GelitikPolitik.com – Jakarta, Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyatakan akan menemui Prabowo Subianto yang merupakan Ketua Umum Partai Gerindra sebelum menentukan kemungkinannya maju sebagai calon presiden 2024 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Ini ranahnya para pimpinan partai dan para kiai, para pini sepuh dan tentunya semuanya itu harus mendapatkan restu. Maupun juga saya harus sowan kepada pimpinan Gerindra, saya nanti akan tabayyun dengan Pak Prabowo,” kata Sandi seperti dikutip CNN Indonesia, Minggu (08/01).

Hal itu disampiakan usai isu dirinya akan meninggalkan partai pimpinan Prabowo Subianto dan beralih ke partai ka’bah yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sindiran kepada Sandi pun dilontarkan Prabowo ketika meresmikan kantor Badan Pemenangan Preisden DPP Partai Gerindra, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (07/01).

“Kita harus koreksi diri, lain di mulut lain di hati. Tinggi gunung seribu janji, lain di bibir lain di hati. Kumaha?,” kata Prabowo.

Prabowo juga menyatakan siap jika ditinggal salah satu kadernya. Namun, ia meminta agar kader yang ingin keluar, pergi dengan cara baik-baik. Prabowo mengaku akan menghormati keputusan kaderna bergabung dengan parpol lain.

“Kalau mau pisah, pisah yang baik, silakan. Saya katakan semua partai baik. Kita harus hormati orang yang mau masuk parpol,” ucap Prabowo.

PPP Tak Dalami Isu

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara mengatakan bahwa partainya sedang tidak dalam posisi mengajak Sandiaga Uno untuk bergabung. Ia menyadari bahwa Sandi masih kader Partai Gerinda.

“Kita tidak dalam posisi mengajak karena kami tahu Pak Sandi masih Gerindra. Tapi kalau bergabung kita akan terbuka,” kata Amir di Hotel Dharmawangsa, Minggu (08/01).

Amir mengatakan bahwa komunikasi personal antara Sandi dan PPP sudah intensif dilakukan, bahkan ketika PPP masih dipimpin Suharso Monoarfa.

“Memang sejak dulu jaman Pak Harso sudah komunikasi. Saya kira kalau komunikasi personal sudah intensif. Kalau persoalan keputusan nanti diserahkan ke Pak Sandi,” kata Amir.

Diketahui, Sandiaga kerap menghadiri acara internal PPP. Pada Minggu (08/01) pun, Sandi menyambangi Yogyakarta dalam rangka menghadiri acara Harlah PPP ke-50 yang digelar di Stadion Kridosono.

Share.
Leave A Reply