GelitikPolitik.com – Manokrwari, Massa aksi yang terdiri dari sejumlah tokoh intelektual Arfak yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Papua Barat menggelar aksi damai di Lapangan Apel Kantor Gubernur Papua Barat, Arfai Gunung, Kabupaten Manokwari, Senin (13/03).

Aksi Damai Aliansi Masyarakat Papua Barat di Halaman Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (13/03).

Kepala Suku Makesa Obed Arik Ayok meminta evaluasi dan perampingan jabatan harus benar-benar murni tanpa ada intervensi politik.

“Jangan sudah pegang nama terus singkirkan orang Arfak dan saudara-saudara Papua lain dan nusantara yang naik. Saya bilang tidak ini Tanah Arfak, mereka tuan rumah,” tegas Obed Ayok dalam orasi yang dilakukannya di depan Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (13/03).

Bukan hanya itu, tuntutan lainnya meminta agar Penjabat Gubernur Paulus Waterpauw membatalkan perampingan OPD yang berdampak pada Pejabat Eselon II, III, dan IV dan menolak uji kompetensi di lingkup Provinsi Papua Barat.

Sementara itu, Yosua Sayori meminta agar Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian tidak memperpanjang masa jabatan Pj Gubernur Papua Barat Paulus Waterpauw.

“Kehadiran Pj Gubernur sangat meresahkan para ASN dan masyarakat Papua Barat. Jika aspirasi kami tidak ditanggapi oleh Pj Gubernur, maka kami akan lumpuhkan aktivitas pemerintahan di Papua Barat,” tegas Yosua dalam orasinya.

Selain menggelar aksi demo di Kantor Gubernur, massa juga melanjutkan aksinya di depan Kantor DPRD Papua Barat untuk menyampaikan aspirasi yang sama.

Share.
Leave A Reply