Presiden Joko Widodo menghadiri rapat pimpinan nasional atau Rapimnas Pejuang Bravo 5 yang merupakan simpul relawan Jokowi di Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat 26 Agustus 2022. Pejuang Bravo 5 merupakan organisasi relawan binaan Luhut Binsar Panjaitan yang tak lain merupakan Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi.

Jokowi memberikan arahan kepada seluruh relawan yang hadir agar tidak terburu-buru atau “ojo kesusu” soal politik dan dukungan kepada capres-cawapres. Jokowi meminta untuk fokus membantu rakyat terlebih dahulu.

“Masalah politik, ojo kesusu (jangan terburu-buru), ya. Entah siapa calon presidennya yang penting kita kerja, kerja, kerja,” kata Ruhut Sitompul yang merupakan salah satu pengurus Pejuang Bravo Lima, Jumat (26/08).

Selain memberikan arahan soal dukungan, Jokowi juga mengungkapkan rasa syukurnya karena Indonesia bisa melewati masa pandemi Covid-19 dengan baik di tengah masalah ekonomi yang mengancam.

“Kita bersyukurlah bisa melalui masalah yang dihadapi, sekarang memang suasana ekonomi dunia lagi krisis, tapi kita bersyukur juga masalah covid kita bisa atasi,” ujar Ruhut.

Adapun Bravo Lima merupakan organisasi pendukung Jokowi yang diinisiasi oleh Letjen (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator bidang Maritim dan Investasi.

Sejumlah purnawirawan TNI yang tergabung dalam relawan Bravo 5 adalah Kasum TNI Letjen (Purn) Suaidi Marasabessy, Letjen TNI (purn) Sumardi, Mayjen TNI (purn) Heriyono Harsoyo, Mayjen TNI (purn) Zainal Abidin, Mayjen TNI (purn) Heriyadi, Brigjen TNI (purn) Paulus Prananto dan mantan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI (purn) Marsetio.

“Ojo Kesusu” yang berulang kali

Presiden Joko Widodo mengucapkan kata “ojo kesusu” atau jangan terburu-buru sebanyak lima kali kepada organisasi relawan yang mendukungnya pada pemilu 2014 dan 2019 saat bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat pada Jumat (29/7/2022).

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum DPP Forum Relawan Demokrasi (Foreder) Aidil Fitri. Ia mengemukakan, konteks kata-kata Bahasa Jawa tersebut terkait penentuan nama calon presiden dan wakil presiden yang akan didukung pada Pemilu 2024 mendatang.

“Tadi memberi arahan ‘ojo kesusu’, jangan buru-buru menentukan capres-cawapres. Saya dengar langsung dan diucapkan sampai lima kali ‘ojo kesusu’,” ujar Aidil saat dihubungi Antara di Jakarta pada Jumat malam dilansir Suara.com.

Ia melanjutkan, sikap Presiden Jokowi saat mengucapkan kata-kata tersebut sangat jelas ingin fokus dan tidak ingin diganggu oleh hal-hal yang dapat menjerumuskan.

“Menurut saya sangat jelas, beliau ingin fokus tidak diganggu hal-hal yang dapat menjerumuskan beliau. Itu artinya, beliau memberi komando agar satu napas, satu komando dalam menentukan sikap, tapi tunggu waktunya beliau akan umumkan sendiri,” kata Aidil.

Dalam pertemuan tersebut sejumlah kelompok relawan mengundang Presiden Jokowi hadir dalam Musyawarah Rakyat yang bertujuan menjaring nama capres-cawapres 2024. Namun menurut Aidil, Jokowi tidak akan hadir di Musyawarah Rakyat itu.

Tetapi dikatakannya, Presiden Jokowi mengingatkan relawan fokus membantu pemerintah.

Dukungan ke Ganjar?

Dilansir Detik.com, Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyoroti kalimat ‘ojo kesusu’ yang dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu.
Arsul menilai lewat kalimat ini, secara tak langsung Jokowi mempromosikan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo jelang Pilpres 2024.

“Beliau (Jokowi) menyampaikan ojo kesusu kan, tapi dari bahasa tubuh ada juga. Seperti katakanlah Pak Ganjar. Itu kami baca sebagai sebuah endorsement,” kata Arsul dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/8/2022).

Presiden Jokowi saat memberikan arahan pada Rapimnas Projo

Selain Ganjar, Arsul menyebut Jokowi juga secara implisit seperti mengendorse Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto. Namun menurut Arsul, hal tersebut wajar karena Jokowi kerap bersama Prabowo di beberapa kegiatan.

Seperti diketahui, sebelumnya, Jokowi memberikan sinyal untuk mendukung Ganjar dalam Pilpres 2024 nanti. Dalam sambutannya di acara Rakernas V Projo (relawan Pro Jokowi), Jokowi memberikan arahan kepada Projo untuk bersabar.

“Urusan politik? Ojo kesusu sek. Jangan tergesa-gesa. Jangan tergesa-gesa. Meskipun, meskipun mungkin yang kita dukung ada di sini (Ganjar Pranowo). Sudah dibilang, jangan tergesa-gesa. Ojo kesusu,” kata Jokowi.

Share.
Leave A Reply