GelitikPolitik.com – Jakarta, PKS secara resmi mendukung Anies Baswedan maju dalam pemilihan presiden 2024 pada Senin (30/01).  Dengan begitu, Anies Baswedan sudah memenuhi syarat minimum ambang batas pencalonan presiden yaitu sebesar 20% kursi DPR.

Dukungan PKS terhadap Anis Baswedan dilakukan setelah melalui diskusi internal PKS, hingga akhirnya Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al Jufri mutuskan secara konsisten untuk mendukung Anies Baswedan.

Keputusan itu disampaikan secara resmi kepada wartawan oleh Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman dan mengatakan bahwa itu sudah keputusan bulat dari PKS.

“Pertama sebagaimana ditunjukkan dalam tim kecil koalisi partai pendukung Anies Rasyid Baswedan, PKS konsisten menjadi bagian dari koalisi partai pengusung Anies Baswedan di pilpres 2024, sehingga koalisi ini memenuhi PT 20%,” kata Sohibul dalam konferensi pers, Senin (30/01).

Dia menambahkan bahwa dukungan terhadap Anies Baswedan dalam Pemilihan Presiden 2024 akan dilakukan secara eksplisit pada majelis syuro bersamaan dengan Rakernas DPP PKS Pada 24 Februari 2024 mendatang.

Segera Membentuk SEKBER

Dengan pernyataan secara resmi dari PKS yang mendukung Anies Baswedan, tim relawan dalam Sekreketariat Kolaborasi Indonesia (SKI) Sekber NasDem, Demokrat, dan PKS untuk segera dirikan.

Menurut SKI, Pendirian Sekber dimaksudkan menjadi wadah konsolidasi parpol serta masyarakat yang pro-perubahan. Selian itu, hal ini sebagai bentuk peresmian ikatan bersama dalam koalisi.

”Keputusan PKS, Partai Nasdem dan Partai Demokrat untuk mencapreskan Anies Baswedan merupakan jawaban atas doa dan aspirasi masyarakat yang menginginkan terjadinya perubahan agar kehidupan rakyat lebih baik,” ujar Sekjen SKI Raharja Waluya Jati dalam keterangannya, Selasa, (31/01).

Menurut Jadi, dengan dukungan tiga partai yakni NasDem, Demokrat, dan PKS sebagai pemenuhan kecukupan dalam syarat formil untuk pencapresan Anies Baswedan. Selain itu dengan dukungan tiga partai tersebut mendorong dukungan dari masyarakat yang segera menginginkan perubahan.

Jati juga mengatakan bahwa terdapat banyak kerja besar yang harus segera dikerjakan oleh koalisi.

”Kami perlu meyakinkan publik luas tentang perlunya memanfaatkan perhelatan demokrasi di tahun 2024 sebagai momentum untuk melakukan perubahan menuju Indonesia yang adil, makmur, dan berkeadilan sosial,” kata Jati.

Share.
Leave A Reply