Muhammadiyah dan Bangsa Indonesia berduka, Guru Bangsa Buya Syafii Maarif berpulang.
“Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah wafat Buya Ahmad Syafii Maarif, mantan Ketua PP Muhammadiyah pada hari ini jam 10.15 di Yogyakarta,” kata Menko Polhukam Mahfud MD di Twitter, Jumat (27/05).
“Ummat Islam dan bangsa Indonesia kehilangan lagi salah seorang tokoh besarnya. Semoga Buya Syafii Maarif diampuni segala dosanya dan mendapat surga-Nya,” tambah Mahfud MD.
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu sempat mengalami sesak nafas. Buya Syafii Maarif kemudian dirawat ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Gampingan, Sleman, Yogyakarta pada Sabtu (11/04).
- Menuju Ajang ASEAN, BlueScope dan IAI Buka Pendaftaran Indonesia Steel Architectural Award 2026
- FORTUNE Indonesia Summit 2026 Kembali Digelar Jadi Forum Pengambil Keputusan Bisnis
- Penertiban Konsesi Korporasi di Sumatera Harus Diikuti Langkah Pemulihan Hak Rakyat Atas Tanah
- Ironi Wacana Pengangkatan Status PPPK Pegawai SPPG Di Tengah Status Guru Honorer
- Retro-Politik: Ketika Pilkada Hendak Kembali ke Setelan Pabrik
Pada Rabu (18/05), Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping, Ahmad Fasiol sempat mengatakan pihak rumah sakit telah melakukan tindakan diagnostik untuk mengecek kondisi kesehatan Buya Syafii Maarif. Kondisi saat itu dilaporkan membaik dan dinyatakan sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.
Ahmad Syafii Maarif merupakan sosok ulama kelahiran 31 Mei 1935. Muhammadiyah menyatakan duka cita mendalam atas wafatnya Buya Syafii Maarif.
