Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang tak lain adalah mantan presiden ke 5 Megawati Soekarnoputri menyoroti kelangkaan harga minyak goreng di pasaran hingga menyebabkan antrean panjang dan menjadi rebutan ibu-ibu. Megawati mengaku hrean dengan ibu-ibu sampai mengelus dada.
“Sekarang kita lihat toh hebohnya urusan beli minyak goreng. Saya tuh sampai ke ngelus dada, bukan urusan masalah enggak ada atau mahalnya minyak goreng,” kata Megawati dalam webinar yang digelar salah satu media nasioanl yang bertajuk “Cegah Stunting untuk Generasi Emas Indonesia,” Kamis (17/3).
“Saya itu sampai mikir, jadi tiap hari ibu-ibu apakah hanya menggoreng. Sampai begitu rebutannya, apa tidak ada cara untuk merebus, lalu mengukus atau seperti rujak?” tambahnya.
- Menuju Ajang ASEAN, BlueScope dan IAI Buka Pendaftaran Indonesia Steel Architectural Award 2026
- FORTUNE Indonesia Summit 2026 Kembali Digelar Jadi Forum Pengambil Keputusan Bisnis
- Penertiban Konsesi Korporasi di Sumatera Harus Diikuti Langkah Pemulihan Hak Rakyat Atas Tanah
- Ironi Wacana Pengangkatan Status PPPK Pegawai SPPG Di Tengah Status Guru Honorer
- Retro-Politik: Ketika Pilkada Hendak Kembali ke Setelan Pabrik
Megawati heran dengan ibu-ibu yang sampai antre untuk mendapatkan minyak goreng. Ia bertanya apakah para ibu hanya tahu cara memasak dengan menggoreng? Padahal ada banyak cara memasak, seperti merebus dan mengukus.
Ia pun mengingatkan bahwa makanan yang baik itu bukan hanya makanan yang dapat menyenangkan. Namun juga makanan yang mengandung gizi terutama untuk perkembangan anak.
“Bahwa makanan itu bukan hanya asupan yang masuk, kan harus tahu apa yang dimakan untuk membuat yang namanya tadi, keluarga sejahtera adalah keluarga yang happy, anak-anaknya sehat, berlari-lari, sehat dan lain-lain,” kata Mega.
