GelitikPolitik.com – Jakarta, Survei Poltracking Indonesia menghasilkan temuan yang menarik mengenai peta politik persaingan capres dan cawapres 2024 mendatang. Pasalnya, nama Menteri BUMN Erick Tohir mentereng menjadi kuda hitam menguasai peta suara di Jawa Tengah.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yudha menjelaskan bahwa munculnya Erick adalah sebuah fakta yang menarik. Sebab, Erick nyatanya mampu merebut suara tertinggi cawapres di Jawa Tengah dan juga meraih elektabilitas yang tinggi di DKI Jakarta.
“Elektabilitas cawapres di Jawa Tengah ini yang tertinggi ada Erick Thohir, kita tidak mengikutsertakan nama Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto. Kedua Ridwan Kamil dan ketiga ada Sandiaga Salahudin Uno, ini simulasi 10 nama,” kata Hanta dalam siaran pers, Kamis (15/12).
Menurut dia, Erick nyatanya sangat diapresiasi pada lokasi yang selama ini menjadi basis kekuatan Jokowi. Erick, kata Hanta, juga dipersepsikan positif di basis kekuatan Ganjar. “Erick Thohir ini ini seperti ada limpahan basis Pak Jokowi, ini juga basis Ganjar Pranowo,” ujar Hanta.
- Menuju Ajang ASEAN, BlueScope dan IAI Buka Pendaftaran Indonesia Steel Architectural Award 2026
- FORTUNE Indonesia Summit 2026 Kembali Digelar Jadi Forum Pengambil Keputusan Bisnis
- Penertiban Konsesi Korporasi di Sumatera Harus Diikuti Langkah Pemulihan Hak Rakyat Atas Tanah
- Ironi Wacana Pengangkatan Status PPPK Pegawai SPPG Di Tengah Status Guru Honorer
- Retro-Politik: Ketika Pilkada Hendak Kembali ke Setelan Pabrik
Survei Versi Indikator
Sementara itu, lembaga survei Indikator Politik Indonesia mencatat peningkatan elektabilitas Erick Thohir sebagai calon wakil presiden 2024 mendatang. Indikator mencatat, elektabilitas Erick mencapai 9,6 persen, meningkat dari sebelumnya pada kisaran 8,5 persen.
“(Elektabilitas) Erick Thohir 9,6 persen,” ungkap hasil survei Indikator.
Hasil survei Indikator sendiri didapat dari 1.220 responden melalui metode wawancara tatap muka dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. Proses wawancara dilakukan dari 30 Oktober sampai 5 November 2022.
