Ibu Mega kembali menjadi sorotan publik lantaran dirinya ‘blunder’ lagi. Pernyataan yang disampaikan Bu Mega pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDI Perjuangan soal tukang bakso dan Papua menuai reaksi kemarahan netizen.
Lalu, apa aja sih pernyataan Bu Mega yang blunder?
Masalah Minyak Goreng
Megawati sempat merasa bingung melihat aksi emak-emak yang berebut untuk mendapatkan minyak goreng. Menurut Bu Mega, ada cara memasak lain selain menggoreng yang bisa dicoba, seperti mengukus atau merebus.
“Apa ibu-ibu kerjaannya hanya menggoreng?” kata Bu Mega pada 18 Maret 2022 lalu saat membahas soal stunting.
Megawati juga mengkritik Jokowi terkait kelangkaan dan mahalnya minyak goreng. Pernytaan ini diungkapkan pada saat HUT PDI-P yang ke 49 pada 10 Januari 2022.
“Pak Jokowi, bayangkan, saya sering lihat, kemarin harga cabai sekian, harga minyak goreng sekian, aneh menurut saya, kok klasik amat ya,” kata Bu Mega kala itu.
Pernyataan Bu Mega itu viral di sosia media karena warganet menyuarakan nasib pedagang kerupuk hingga gorengan. Megawati juga dianggap prihatin dengan fenomena kelangkaan minyak goreng.
- FORTUNE Indonesia Summit 2026 Kembali Digelar Jadi Forum Pengambil Keputusan Bisnis
- Penertiban Konsesi Korporasi di Sumatera Harus Diikuti Langkah Pemulihan Hak Rakyat Atas Tanah
- Ironi Wacana Pengangkatan Status PPPK Pegawai SPPG Di Tengah Status Guru Honorer
- Retro-Politik: Ketika Pilkada Hendak Kembali ke Setelan Pabrik
- PO Proyek Ghaib ala Bupati Bekasi: Ketika Bapak-Anak Berakhir di KPK
Bu Mega dan Jokowi Kodok
Megawati juga pernah mengaku dirinya merasa sedih bahkan sampai menangis usai melihat Jokowi dihina, padahal sang presiden sudah banyak berjasa untuk rakyat Indonesia.
“Coba lihat Pak Jokowi, Saya suka nangis loh, beliau itu sampai kurus. Kurus kenapa? Mikir kita, mikir rakyat. Masa masih ada yang mengatakan Jokowi kodoklah,” katanya pada Rabu (18/08/2021).
Enggan Punya Mantu Tukang Bakso
Nah, ini nih yang kemarin rame dibahas netizen, Bu Mega dalam pidatonya menyampaikan kriteria calon mantu kepada para peserta Rakernas.
Bu Mega mewanti-wanti kepada ketiga anaknya yang juga hadir dalam Rakernas itu untuk tidak mencari pasangan yang berperawakan seperti tukang bakso.
“Jadi ketika saya mau punya mantu, saya bilang ke anak saya tiga ini. Awas loh kalau nyarinya yang kayak tukang bakso,” ujar Bu Mega disambut tawa para peserta Rakernas.
Pernyataan itu dinilai menghina profesi tukang bakso sehingga membuat Megawati kembali mendapat kecaman dari warganet.
Bu Mega Rasis?
Masih dalam Rakernas PDIP juga nih, dalam acara yang sama, Bu Mega mengucapkan ‘kopi-susu’ yang diduga merujuk pada warna kulit orang Papua yang lebih hitam.
“Maaf ya, misal dari Papua itu kan hitam-hitam ya, tapi maksud saya begini. Waktu saya permulaan ke Papua, saya tuh mikir ‘lah kok aku dewean yo (sendirian ya)?’. Makanya waktu kemarin saya bergurau dengan Pak Wempi [Wakil Mendagri John Wempi Wetipo], kalau sama Pak Wempi deket, nah itu dia ada kopi susu,” kata Megawati.
Meski disampaikan dengan nada bercanda, ucapan tersebut tetap menuai kecaman. Apalagi nih ucapan itu diikuti dengan pernyataan bahwa orang Papua hitam-hitam.
Nah, itulah tadi sederet beberapa pernyataan Bu Mega yang suka blunder, Guys. Menurut kalian gimana?
