1 Oktober 2022 menjadi duka yang mendalam bagi dunia sepak bola, terjadi tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang. Tidak tanggung-tanggung tragedi itu menelan 133 korban jiwa. Ucapan bela sungkawa mengalir dari berbagai kalangan mulai dari Presiden Joko Widodo, tokoh-tokoh politisi, selebriti, masyarakat, bahkan klub sepak bola besar dari berbagai dunia turut ikut menyampaikan bela sungkawa.
Hal itu menjadi perhatian FIFA, hingga akhirnya presiden FIFA Gianni Infantino datang berkunjung ke Indonesia untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan PSSI sebagai respon dan akan membantu PSSI menata kelola setelah kejadian tersebut.
- Menuju Ajang ASEAN, BlueScope dan IAI Buka Pendaftaran Indonesia Steel Architectural Award 2026
- FORTUNE Indonesia Summit 2026 Kembali Digelar Jadi Forum Pengambil Keputusan Bisnis
- Penertiban Konsesi Korporasi di Sumatera Harus Diikuti Langkah Pemulihan Hak Rakyat Atas Tanah
- Ironi Wacana Pengangkatan Status PPPK Pegawai SPPG Di Tengah Status Guru Honorer
- Retro-Politik: Ketika Pilkada Hendak Kembali ke Setelan Pabrik
Pada kesempatan itu, FIFA dan PSSI menyempatkan diri untuk melakukan kegiatan fun football, yang diselenggarakan di Stadion Madya, Jakarta pada Selasa malam (18/10/2022). sebelum melakukan kegiatan ini presiden FIFA Gianni berkunjung ke kantor PSSI dan ditemui langsung oleh Mochamad Iriawan alias Irwan Bule selaku ketua PSSI.
Hajatan PSSI itu di abadikan dan dibagikan di media sosial Twitter PSSI dengan keterangan foto Potret Presiden FIFA Gianni Infantino beserta jajaran saat bermain sepak bola bersama Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan di Stadion Madya yang diunggah Rabu (19/10/2022).
Dari unggahan itu, netizen menilai apa yang dilakukan PSSI dan FIFA dianggap kurang pantas dan tidak punya rasa empati terhadap korban kerusuhan di Kanjuruhan. Pasalnya, masyarakat Indonesia masih dalam keadaan berduka. Bahkan Ketum PSSI terlihat sangat sumringah dalam unggahan foto tersebut. Hal ini membuat para netizen geram dan meluapkan kekesalanya terhadap PSSI dan FIFA di media sosial twitter dan membuat FIFA menjadi trending topic di twitter dengan 93 ribu tweet. Trending ini diikuti Fun Football (9.169 tweet), Kanjuruhan (39.700 tweet) dan Shame (168K tweet)
Mantan Menteri perikanan Susi Pudjiastuti pun ikut meluapkan kekesalanya melalui akun twitter pribadinya
What a shame on you @FIFAcom akun @susipudjiastuti
Netizen lainnya pun turut ikut meluapkan rasa kecewa dan kekesalannya terhadap PSSI dan FIFA
“Gentle reminder for @washingtonpost and thank you for your report on exessive used of tear gas. But @FIFAcom and @PSSI are happy to have FUN game in Jakarta yesterday while the grave of 133 victims are still wet🥲 @guardian @repubblica,” kata Anggota TGIPF Kanjuruhan Laode M Syarif di akun @LaodeMSyarif.
“Silakan segera pergi FIFA. Jangan lama2 di Indonesia. Cara-mu lebih tak elok dalam ber-empathy,” kata Presiden Madura United Achsanul Qosasi di akun @AchsanulQosasi.
“Shame on you @FIFAcom, a few hours before your president laughed on the football field, a victim of the Kanjuruhan Tragedy died in the ICU. 133 people have died. And your president came here to play FUN FOOTBALL & laugh? Why don’t you just play FUN FOOTBALL at Kanjuruhan?” hujat @yudha***.
“Playing fun football when 133 people died in kanjuruhan, where’s your conscience? @PSSI @FIFAcom,” cecar @samuelsury***.
“Daripada main sepakbola bareng presiden FIFA, mending kumpulin keluarga korban tragedi Kanjuruhan. Satu tempat. Kalau bisa sekalian dikasih santunan akbar,” kata @_theo***.
“Alhamdulillah semuanya tersenyum. Kami pemilik tim juga hanya bisa tersenyum melihat kebahagiaan ini,” kata putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep, dalam kicauannya di akun @kaesangp. “Silahkan segera pergi FIFA. Jangan lama-lama di Indonesia,” ucap Presiden Madura United Achsanul Qosasi dalam akun Twitter-nya
Sampai saat ini pihak dari PSSI pun belum memberikan klarifikasi ataupun keterangan setelah ramainya hujatan netizen terhadap PSSI dan FIFA. Terpantau semenjak foto itu dibagikan hujatan dari netizen masih terus mengalir di kolom komentar pada 19/10/2022.
