GelitikPolitik.com – Jakarta, Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy mengaku bahwa partainya diajak untuk berkoalisi dengan PDIP dalam menghadapi Pilpres 2024.

Dikutip dari CNN, Romy mengatakan ajakan PDIP untuk berkoalisi telah disampaikan kepada PPP saat partainya masih dipimpin oleh Suharso Monoarfa dan PDIP secara langsung kembali menyampaikan ajakanya oleh Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto saat keduanya bertemu pada Rabu lalu (01/03).

“Ajakan koalisi kepada PPP oleh Mas Hasto sebenarnya sudah lama, sejak Plt Ketum Pak Harso dan kemarin diulangi lagi waktu ketemu,” kata Romy.

Dengan pilpres 2024 yang semakin dekat menurutnya ajakan koalisi adalah hal yang sangat wajar.

Hasto mengajak PPP untuk berkoalisi mempunyai alasan yang kuat. Romy pun mengungkapkan dasar alasan ajakan PDIP yang pertama mantan Ketua Majelis Syariah DPP PPP, KH Maimoen Zubair pernah berpesan kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri agar menjaga PPP.

“Ada amanat almarhum Mbah Maimoen, Ketua Majelis Syariah DPP saat saya menjadi Ketua Umum, sebelum wafat ke Bu Mega, agar PDIP ikut menjaga PPP,” katanya.

Sedangkan alasan yang kedua bahwa PPP pernah sempat bekerja sama saat mengusung Mega-Hamzah. Selain itu Partai PPP pun pernah bekerja sama dalam pemilihan gubernu Jateng dengan mengusung Ganjar-Yasin pada tahun 2018.

Romy mengatakan ajakan koalisi PDIP kepada PPP masih proses penjajakan dan akan diputuskan nanti saat Mukernas PPP mendatang karena seperti yang kita ketahu bahwa PDIP tergabung dalam koalisi Indonesia Bersatu (KIB) Bersama dengan Golkar dan PAN.

“Tentu semuanya bersifat penjajakan karena saat ini PPP sudah di KIB bersama Golkar dan PAN. Keputusan final di Mukernas PPP pada saatnya,” ungkapnya dia.

Pertemuan dengan Romy pun diakui oleh Hasto. Pertemuan itu digelar di kantor DPP PDIP yang bersebelahan dengan kantor PPP kawasan jalan Diponegaro, Jakarta Pusat. Namun, saat Hasto dimintai keterangan, dirinya belum bisa mengungkapkan.

“Kita kan saling bertemu dengan PPP, apalagi kita tetangga. Tinggal ketok pintu tetangga, kita bertemu,” kata Hasto dalam keterangannya, Senin (06/03/2023).

Share.
Leave A Reply