Pimpinan DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan pihaknya akan memanggil Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi terkait krisis minyak goreng. Dia mengatakan akan memanggil paksa jika Mendag Lutfi mangkir dari undangan rapat yang ketiga.
“Sekedar informasi bahwa DPR dalam rangka menjalankan fungsi pengawasan mengalami kesulitan soal minyak goreng ini. Sudah dua kali Menteri Perdagangan diundang dalam rapat konsultasi. Yang kedua berhalangan dengan alasan belum tentu datang dan lain-lain,” kata Sufmi saat memimpin rapat paripurna di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (15/3).
Dasco menyampaikan bahwa pimpinan DPR mengalami kesulitan dalam menjalankan fungsi pengawasan terkait masalah minyak goreng. Mendag Lutfi sudah dua kali mangkir dari rapat udangan DPR untuk membahas minyak goreng.
- Menuju Ajang ASEAN, BlueScope dan IAI Buka Pendaftaran Indonesia Steel Architectural Award 2026
- FORTUNE Indonesia Summit 2026 Kembali Digelar Jadi Forum Pengambil Keputusan Bisnis
- Penertiban Konsesi Korporasi di Sumatera Harus Diikuti Langkah Pemulihan Hak Rakyat Atas Tanah
- Ironi Wacana Pengangkatan Status PPPK Pegawai SPPG Di Tengah Status Guru Honorer
- Retro-Politik: Ketika Pilkada Hendak Kembali ke Setelan Pabrik
Dasco mengatakan akan memberi kesempatan terakhir untuk Mendag membahas persoalan minyak goreng bersama DPR.
“Oleh karena itu, dalam kesempatan terakhir dalam sidang rapur ini, saya sampaikan apabila dalam undangan yang ketiga masih ada alasan maka DPR akan menggunkan aturan dan kewenangan yang ada untuk memanggil paksa Mendag di DPR,” tambahnya.
