- TAPOL
- NGOMPOL
- CURPOL
- RUJAK
- SEPIK PODCAST
- VIDEO
- Tentang Gelitik Politik
- Kabinet Republik Gelitik Politik
- Pedoman Media Siber
- Informasi dan Kolaborasi
Subscribe to Updates
Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.
Penulis: Amrul Haqq
Amrul Haqq is a graduate with a degree in Political Science, and he is deeply interested in understanding the dynamics of governance, policy-making, and social impact. With a strong foundation in political theory and public administration, he is eager to apply his knowledge in real-world settings to drive positive change. His experience includes policy analysis, researching political trends, and engaging in meaningful discussions on public policy, political communication issues, and sustainability. He believes in the power of informed decision-making and the importance of transparency in government. He also founded GelitikPolitik.com as a platform to voice current political issues in a fun and engaging way to attract young people to become interested in political topics. GelitikPolitik.com is now accessible across various platforms, including the website, Instagram, and podcasts (Spotify, Apple Music, Google Podcast, etc.).
“… we girls, so far as education goes, fettered by our ancient traditions and conventions, have profited but little by these advantage. It was a great crime against the customs of our land that we should be taught at all, and especially that we should leave the house every day to go to school. For the custom of our country forbade girls in the strongest manner ever to go to outside of the house…” Sepenggal kata surat RA Kartini kepada Stella Zeehandelaar tanggal 25 Mei 1899, Kartini mengungkapkan keadaan dirinya dan wanita pada umumnya kala itu. Dengan disampaikannya hal itu…
“Lebih dari 700 orang datang untuk menghancurkan tanaman dan rumah, 16 unit ekskavator diturunkan pula. Tanpa ingat rasa takut, kami berlari mencegat dan memanjat ekskavator, mencegah mereka menghancurkan semua. Tanah ini adalah kehidupan kami, hasil tani ini untuk menyekolahkan anak-anak kami,” kata Tiomerli dengan suara bergetar menahan tangis.
GelitikPolitik.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, secara resmi membuka Global Hydrogen Ecosystem 2025 (GHES 2025) di Jakarta Convention Center (JCC) pada Selasa, 15 April 2025. Acara ini menjadi simbol komitmen Indonesia dalam memperluas pemanfaatan energi ramah lingkungan, khususnya hidrogen. Dalam sambutannya, Bahlil menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan GHES 2025 dan menyebut bahwa ajang ini merupakan bagian dari langkah strategis Indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah kaca sesuai kesepakatan Paris Agreement. “Saya secara resmi membuka Global Hydrogen Ekosistem 2025. Ini acara yang sangat positif. Sukses untuk kita semua,” ucap Bahlil saat peresmian di JCC. Ia…
GelitikPolitik.com – Kantor Redaksi TEMPO yang berada di kawasan Palmerah, Jakarta Barat mendapatkan teror kepala babi pada 19 Maret 2025. Selang 3 hari, paket berisi 6 bangkai tikus tiba di markas TEMPO. Alih-alih teror klasik melalui serangan digital yang sering diterima para jurnalis, teror kepala babi merupakan teror konvensional agar menciptakan rasa was-was terhadap targetnya. “Sebelum-sebelumnya teror memakai serangan digital, penyadapan, intersepsi Pegasus, penggerudukan (kantor) oleh massa, bahkan bom,” kata Bagja Hidayat, Wakil Pemimpin Redaksi TEMPO pada 28 Maret 2025. Tak lama dari gemparnya teror kepala babi. Pada 22 Maret 2025 Jurnalis dari Newsway.co.id, Juwita yang berusia 23 tahun ditemukan…
GelitikPolitik.com – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) telah resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) Nomor 34 Tahun 2004 menjadi Undang-Undang. Keputusan ini semakin menjadi titik didih kemarahan publik karena pada prosesnya yang digelar diam-diam pada hari libur kerja (weekend) di hotel Fairmont, sekitar hanya 3km jaraknya dari Gedung DPR Senayan. Gejolak kemarahan publik karena kandungan dalam Rancangan Undang-Undang TNI yang mengandung pasal yang dianggap kontroversial, termasuk pengaturan prajurit aktif bisa mengisi jabatan sipil tanpa mundur dari institusi TNI. RUU TNI disahkan pada rapat paripurna di Gedung Nusantara II, Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (20/03).…
GelitikPolitik.com – Pagar sepanjang lebih dari 30 kilometer di pesisir utara Tangerang, Banten menuai polemik karena menghambat akses nelayan dan menimbulkan pertanyaan terkait kepemilikan sertifikat lahan di wilayahan perairan tersebut. Pagar laut yang menjadi sorotan publik baru-baru ini ternyata memiliki Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB). Menteri Agraria, Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengungkapkan bahwa ada 263 SHGB yang terbit di kawasan itu. Berdasarkan Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 16 Tahun 2022 Pelimpahan Kewenangan Penetapan Hak atas Tanah dan Kegiatan Tanah, menteri hanya mengurusi HGB yang luasnya dari 250 ribu meter persegi. Sementara itu, SHGB dan SHM pagar laut…
GelitikPolitik.com – Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) memasukkan nama Mantan Presiden Joko Widodo sebagai tokoh dunia paling korup sepanjang 2024. OCCRP merupakan lembaga internasional non-pemerintahan yang berfokus pada isu antikorupsi. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dinobatkan sebagai finalis ‘Person on The Year’ Kejahatan Terorganisir dan Korupsi 2024. Sejumlah pemimpin dunia lain yang terkenal korup tak luput masuk nominasi tersebut bertengger bersama Jokowi. Mereka adalah Presiden kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, mantan Preisden Bangladesh Sheikh Hasina, dan dari pihak swasta dan pengusaha India, Gautam Adani. William Ruto memperoleh suara paling banyak dalam nominasi finalis tokoh Kejahatan…
GelitikPolitik.com – Jakarta, Relawan Masyarakat Organisasi Islam (REMOI) dengan ini menyatakan dukungannya secara resmi terhadap pasangan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk periode 2024-2029. Pilihan ini diambil dengan pertimbangan matang akan komitmen mereka dalam membangun Jakarta yang santun dan beradab, sejalan dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh masyarakat. Sebagai lembaga yang terdiri dari 20 organisasi masyarakat Islam, REMOI berperan penting dalam membina moral dan etika masyarakat Jakarta. Kami percaya bahwa kepemimpinan yang berintegritas, inklusif, dan berfokus pada pemberdayaan masyarakat sangatlah krusial. Pramono Anung dan Rano Karno, dengan pengalaman dan dedikasi mereka, diharapkan…
GelitikPolitik.com – Kejaksaan Agung (Kejaksaan Agung) mengumumkan dua tersangka kasus dugaan korupsi impor gula di Kementerian Perdagangan (Kemendag) tahun 2015. Tersangka tersebut merupakan mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong (TTL), dan Direktur Pengembangan Bisnis PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) berinisial CS. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Abudl Qohar menjelaskan, pada 2015, Tom Lembong diduga memberikan izin kepada perusahaan swasta, PT AP, untuk mengimpor gula kristal mentah dan juga mengizinkan pengolahan gula kristal mentah hasil impor menjadi gula kristal putih. “Sehingga tidak perlu atau tidak membutuhkan impor gula,” ujar Abdul dalam konferensi pers di Kantor Kejagung, Kebayoran Baru, Jakarta…